Profil Kelurahan Kamali Pentalluan
Kelurahan Kamali Pentalluan merupakan salah satu Kelurahan dari 15 (lima belas) Kelurahan/Lembang yang ada di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.
Letak Geografis dan Wilayah
Kelurahan Kamali Pentalluan berada di wilayah Kecamatan Makale yang terletak di bagian barat daya Kabupaten Tana Toraja. Secara geografis, kelurahan ini memiliki kontur tanah yang bervariasi dengan pemandangan khas pedesaan Sulawesi Selatan yang hijau dan asri.
Informasi Umum
- Provinsi: Sulawesi Selatan
- Kabupaten: Tana Toraja
- Kecamatan: Makale
- Kode Pos: 91817
Data Wilayah
- Jumlah Lingkungan: 3 Lingkungan
- Luas Wilayah: 1.02 km²
- Ketinggian: 816 mdpl
- Batas Wilayah: Utara: Desa Tarongko, Selatan: Desa Bombongan dan Kelurahan Lamunan, Barat: Desa Tampo, Timur: Desa Pantan
"Kelurahan Kamali Pentalluan adalah permata tersembunyi di Kecamatan Makale, yang menyimpan potensi besar dalam sektor pertanian dan keindahan alamnya."
Sejarah Pembentukan
Kelurahan Kamali Pentalluan terdiri atas 4 (empat) Lingkungan yakni: Lingkungan Paku Landa-Landa, Lingkungan Pentalluan, Lingkungan Tengko Batu dan Lingkungan Milan. Tahun 1907 Kamali Pentalluan merupakan bagian dari Bua’ Burake dan menetapkan Kepala Kampung Burake dan Kepala Kampung Kamali Pentalluan. Pada zaman peralihan pemerintahan Kolonial Belanda ke Republik Indonesia dibentuk Pemerintahan darurat yang menggabungkan beberapa kampung dan distrik, dan saat itu Kamali Pentalluan masuk Kampung Salu Tallu dengan Kepala Kampung Pong So’Alik dari Lapandan. Tahun 1965, Kampung dan Distrik menjadi Kecamatan, di Kecamatan Makale terdapat 7 Desa dan 20 Kampung, Kamali Pentalluan merupakan bagian dari Desa Bombongan. Tahun 1967, pemilihan Kepala Desa pertama, dan yang terpilih adalah Puang Kapala Ranteallo sebagai Kepala Desa Bombongan. Perkembangan Desa dan Kampung ke Desa/Lembang dan atau Kelurahan di dalam Kecamatan Makale, terdapat Kelurahan Pantan yang dijabat oleh Eric Christal Ranteallo, S.Pi. Perkembangan pemekaran Kelurahan Pantan dikembangkan menjadi Kelurahan Pantan, Desa Limbong dan Desa Kamali Pentalluan, dan saat itu yang menjadi Kepala Desa adalah Adriana Alik, B.A. Tahun 2005, berdasarkan Perda No. 6 Tahun 2005 Desa Kamali Pentalluan beralih menjadi Kelurahan dan dijabat oleh Hiskia Batika, B.A.
Kehidupan Sosial dan Budaya
Masyarakat Kelurahan Kamali Pentalluan dikenal dengan semangat gotong royong dan mempertahankan berbagai tradisi leluhur. Mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani.
Potensi dan Pembangunan
Kelurahan Kamali Pentalluan memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pariwisata.
Fakta Menarik
Kelurahan Kamali Pentalluan merupakan salah satu kelurahan dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam musyawarah kelurahan yang sangat tinggi.
Visi Masa Depan
Kelurahan Kamali Pentalluan berkomitmen untuk menjadi kelurahan yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.